Pertanyaan ini memang menarik karena nama negara tersebut seolah menunjukkan bahwa ada wilayah lain bernama “Selandia” yang lebih tua. Faktanya, asal-usul nama Selandia Baru berkaitan erat dengan sejarah pelayaran bangsa Eropa pada abad ke-17.
Saat ini Selandia Baru dikenal sebagai negara kepulauan di bagian selatan Samudra Pasifik, terkenal dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan, budaya Māori yang kaya, serta menjadi lokasi syuting berbagai film terkenal.
Namun sebelum menjadi negara modern seperti sekarang, wilayah ini telah dihuni oleh masyarakat Māori selama berabad-abad dan kemudian ditemukan oleh para penjelajah Eropa.
Letak Geografis Selandia Baru
Selandia Baru terletak di bagian barat daya Samudra Pasifik, sekitar 2.000 kilometer tenggara Australia.
Negara ini terdiri atas dua pulau utama, yakni:
Pulau Utara (North Island)
Pulau Selatan (South Island)
Selain itu terdapat ratusan pulau kecil yang tersebar di sekitarnya.
Ibu kota negara ini adalah Wellington, sedangkan kota terbesar adalah Auckland.
Siapa Penghuni Pertama Selandia Baru?
Jauh sebelum orang Eropa tiba, wilayah Selandia Baru telah dihuni oleh bangsa Māori.
Bangsa Māori diperkirakan berasal dari kawasan Polinesia Timur dan mulai bermigrasi ke pulau-pulau Selandia Baru sekitar abad ke-13.
Mereka menyebut negeri tersebut sebagai Aotearoa yang sering diterjemahkan sebagai “Negeri Awan Putih Panjang” (Land of the Long White Cloud).
Nama Aotearoa masih digunakan hingga saat ini dan memiliki kedudukan penting dalam identitas nasional Selandia Baru.
Siapa Penemu Selandia Baru?
Dari sudut pandang sejarah Eropa, orang pertama yang tercatat melihat Selandia Baru adalah pelaut Belanda bernama Abel Tasman.
Pada tahun 1642, Tasman berlayar atas perintah Perusahaan Hindia Timur Belanda untuk menjelajahi wilayah Pasifik Selatan.
Ia berhasil mencapai pantai barat Pulau Selatan Selandia Baru.
Namun kunjungan tersebut berlangsung singkat karena terjadi konflik dengan penduduk Māori yang menyebabkan beberapa awak kapalnya tewas.
Akibat insiden itu, Tasman tidak mendarat lebih jauh dan melanjutkan pelayarannya.
Meskipun demikian, ia menjadi orang Eropa pertama yang mencatat keberadaan kepulauan tersebut di peta dunia.
Dari Mana Nama Selandia Baru Berasal?
Inilah bagian paling menarik.
Saat pertama kali memetakan wilayah yang ditemukan Abel Tasman, para kartografer Belanda memberi nama Nova Zeelandia. Nama tersebut diambil dari wilayah Zeeland, sebuah provinsi pesisir di Belanda.
Zeeland berarti “Tanah Laut” atau “Sea Land”
Karena wilayah yang ditemukan berada jauh dari Eropa, para pembuat peta menamakannya Nova Zeelandia yang berarti “Zeeland Baru”
Ketika bangsa Inggris mulai menggunakan nama tersebut, ejaannya diubah menjadi New Zealand yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai Selandia Baru.
Jadi, Apakah Ada Selandia Lama?
Jawabannya: Ada.
Namun Selandia Lama bukanlah sebuah negara.
Yang dimaksud adalah wilayah Zeeland di Belanda.
Zeeland merupakan salah satu provinsi di Belanda yang terdiri atas pulau-pulau dan kawasan pesisir.
Karena itulah para penjelajah Belanda menggunakan nama tersebut untuk wilayah baru yang mereka temukan di Samudra Pasifik.
Dengan kata lain:
Zeeland = “Selandia Lama”
New Zealand = “Selandia Baru”
Meski demikian, istilah “Selandia Lama” hampir tidak pernah digunakan secara resmi.
Kedatangan Bangsa Inggris
Lebih dari satu abad setelah pelayaran Abel Tasman, penjelajah Inggris James Cook tiba di Selandia Baru pada tahun 1769.
Cook melakukan pemetaan yang jauh lebih rinci dibandingkan Tasman.
Peta buatannya membantu bangsa Eropa memahami bentuk dan lokasi kepulauan tersebut secara akurat.
Ekspedisi Cook menjadi awal meningkatnya hubungan antara Eropa dan masyarakat Māori.
Perjanjian yang Mengubah Sejarah
Pada tahun 1840 ditandatangani Treaty of Waitangi antara Kerajaan Inggris dan para kepala suku Māori.
Perjanjian ini dianggap sebagai dokumen pendirian Selandia Baru modern.
Namun hingga kini, interpretasi isi perjanjian tersebut masih menjadi bahan diskusi karena terdapat perbedaan antara versi bahasa Inggris dan bahasa Māori.
Perkembangan Menjadi Negara Modern
Pada abad ke-19 dan ke-20, Selandia Baru berkembang pesat melalui:
Pertanian
Peternakan domba
Perdagangan internasional
Industri maritim
Negara ini kemudian menjadi salah satu negara maju dengan kualitas hidup tinggi.
Kini Selandia Baru dikenal karena:
Sistem pendidikan yang baik
Tingkat keamanan tinggi
Alam yang masih terjaga
Komitmen terhadap lingkungan
Budaya Māori yang tetap dilestarikan
Fakta Menarik Tentang Selandia Baru
1. Negara Pertama yang Memberikan Hak Pilih bagi Perempuan
Pada tahun 1893, Selandia Baru menjadi negara pertama di dunia yang memberikan hak suara kepada perempuan dalam pemilu nasional.
2. Tidak Ada Ular Asli
Selandia Baru terkenal sebagai salah satu negara yang hampir tidak memiliki ular asli yang hidup bebas.
3. Domba Lebih Banyak daripada Manusia
Selama bertahun-tahun populasi domba jauh melampaui jumlah penduduk manusia.
4. Lokasi Syuting Film The Lord of the Rings
Banyak adegan film The Lord of the Rings direkam di berbagai lokasi alam Selandia Baru.
5. Memiliki Nama Resmi Māori
Selain New Zealand, negara ini juga dikenal sebagai Aotearoa dalam bahasa Māori.
Mengapa Nama Selandia Baru Tetap Dipakai?
Meskipun berasal dari nama wilayah di Belanda, nama New Zealand telah digunakan selama lebih dari tiga abad dan dikenal secara internasional.
Di sisi lain, penggunaan nama Aotearoa semakin populer sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Māori.
Perdebatan mengenai penggunaan nama resmi antara New Zealand dan Aotearoa sesekali muncul, namun hingga kini nama internasional yang diakui tetap New Zealand.

Posting Komentar untuk "Jika Ada Selandia Baru Berarti Ada Selandia Lama? Berikut Sejarahnya!"